Atasi Sampah, Dibentuk Tim Terpadu TNI, Polri, Polisi Pamong Praja

Faisal : Jika Kedapatan Segera Didenda dan Dipenjara

PALEMBANG, BuanaSumselNews.com – Bagi masyarakat yang sengaja membuang sampah dan mengotori wilayah Kota Palembang harus hati-hati. Sebab, jika kedapatan membuang sampah di sembarang tempat akan langsung dicokok dan didenda uang dan tahanan badan.

Untuk tujuan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup & Kebersihan (DLHK) Kota Palembang Drs H Faizal AR telah menyiapkan tim terpadu yang terdiri dari TNI-Polri, Gegana dan Polisi Pamong Praja (Pol PP) untuk menindaklanjuti pelanggaran adanya dugaan mengotori lingkungan di wilayah Kota Palembang.

Menurut Faisal, jika ada warga yang dipergoki membuang sampah sembarangan di jalan-jalan dan selokan, mereka akan langsung ditangkap dan didenda sesuai ketentuan. “Jangan berkecil hati jika tindakan itu langsung kita beri tindakan tegas. Yang jelas mereka akan kita denda dan ditahan sesuai peraturan yang ada. Bahkan kalau ada masyarakat yang melihat orang tersebut, yuk laporkan ke tim yang kita bentuk,” ujar Faisal, kemarin (Senin, 8/10/2018).

Sebenarnya, peraturan daerah (perda) tentang pengelolaan sampah sudah ada sejak tahun 2015 lalu. Bahkan tuntutannya sangat berat. Jika terbukti membuang sampah sembarangan akan dipenjara selama tujuh bulan dan denda sebesar Rp 100 juta.

Namun perda itu kemudian direvisi ulang yang isinya jauh lebih ringan. Justru dengan keketapan Pemkot Palembang saat ini, denda itu diringankan. “Jika kedapatan, hukuman denda uang sebesar Rp 250 ribu dan kurungan badan selama tiga hari,” ujar Faisal secara blak-balakan kepada BuanaSumselNews.com. (sirlani)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.