Karena Kanker Mata, Pengojek Itu Tergeletak tak Berdaya

Dilaporkan Inal Sanjaya

MUJUR tak dapat diraih, malang pun tak mampu ditolak. Itulah yang dialami pengemudi gojek, Indrajaya. Empat bulan lalu, ia masih wira-wiri mengantar penumpang ketika ada permintaan melalui  androidnya.

foto Indrajaya yang begitu akrab dengan rekan-rekan seprofesinya

Bahkan teman-teman sesama ngojek melihat Indra selalu tersenyum dan bicara ramah ketika ngebid di pangkalan.  Bahkan  ia rajin mengantar putranya ke sekolah . “Ia pulang setelah poinnya terpenuhi,” ujar rekan sesama ngojek, Febriansyah Tahir, Jumat (9/1/2018). Saat ini, banyak pelanggan menanyakan dia. Kemana Indra, ya?

Tapi sekarang, keadaan Indra benar-benar menyedihkan. Jika mereka tidak memahami, ketika melihat Indra, mereka tidak menyangka kalau sosok pengojek ramah itu berubah drastis. Ada apa, yah?

Saat ini Indrajaya hanya mampu tergeletak di rumah sakit. Ia tidak mampu lagi membawa motor ojeknya mengantar permintaan. Ternyata, dalam kondisi tak memiliki apapun, lelaki muda ini mengidap tumor ganas di matanya.  Awalnya, ia merasa matanya sangat gatal. Ia menyangka gatalnya hanya biasa-biasa saja. Namun semakin diucek-ucek, justru gatalnya kian bertambah.

“Saat itu hidung saya mampu dansulit bernafas. Saya menyangka ini hanya pilek akbat sinus atau polif yang saya derita. Ternyata saya kena tumor mata yang ganas, Pak,” ujar Indrajaya dengan nada bergetar karena tangisan. Bantu Indrajaya Klik disini

Indrajaya dirawat di RS Mohammad Husein didampingi istrinya (foto ACT)

Dua bulan sejak  gatal-gatal yang dirasakannya, akhirnya keadaan matanya semakin parah. Kemudian Indra diboyong ke rumah sakit. Setibanya, Indrajaya divonis dokter menderita tumor mata.  Dengan cepat,  tumor itu telah menjalar ke bagian otak dan membuat gerak motoriknya menurun.

Foto saat Indrajaya yang terkena Tumor di bagian mata
KTP Indrajaya

Menurut dokter, tumor yang dideritanya telah memasuki stadium empat. Kabar ini seketika membuat hati istrinya, Riri Indrayani dirundung duka. Suami yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga harus terbaring sakit di kamar RSMH Palembang.

“Saya sedih sekali. Selama ini dia selalu bekerja pagi hingga malam hari. Kadang dio balek cepet kalu pointnyo lah cukup. Sekarang dio tekapar keno saket tumor mato. Wih, ati aku sedeh nian, Pak,” ujar Riri menghapus air matanya yang berlinang ke pipi.

Dukungan rekan seprofesi Indrajaya dari Gojek

Selama ini, kata Riri, dia adalah penopang ekonomi keluarga. Setelah menderita menahan sakit selama berbulan-bulan, ia hanya mampu tergeletak dan mengerang menahan perih yang tiada tara di matanya. Bahkan sudah dua pecan terakhir ia koma. Soal pengobatan Indra ditopang BPJS Kesehatan. “Tapi untuk biaya makan sehari-hari dibantu keluarga. Bahkan teman-teman sesame pengojek ikut berbelas kasih kepada kami,” ujar Ririh tak mampu membendung tangisnya. Bantu Indrajaya Klik disini

Para Driver Gojek menunjukkan rasa solidaritas yang tinggi kepada rekan mereka Indrajaya yang sedang mengidap penyakit tumor, dengan mengumpulkan dana dari masyarakat.

Siapa yang mampu menghadapi ketentuan takdir. Tak seorang pun yang mau menderita sakit sekecil apapun. Bagi yang terketuk hatinya, silakan membantu keluarga malang ini. Untuk tetap melanjutkan kehidupan rumah tangganya Riri membutuhkan bantuan donator yang berhati mulia untuk membantu kemalanganyang diderita Indrajaya. Apalagi ada anaknya yang masih sekolah. (*) Bantu Indrajaya Klik disini

 

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.