Perajin Indonesia Favorit Meghan Markle

PASANGAN Duke dan Duchess of Sussex, Pangeran Harry dan Meghan Markle baru saja menyelesaikan tur 16 hari ke Australia dan Pasifik Selatan. Selain kehamilan Meghan, hal yang paling jadi perhatian adalah gaya busana dan aksesorisnya.

Untuk tur kerajaan pertamanya itu Meghan terhitung mengenakan 30 busana berbeda diberbagai kesempatan tampil di publik. Namun yang mungkin paling menarik bagi publik Indonesia adalah clutch favoritnya yang berwarna hitam dan berhias bongkahan berwarna emas sebagai kunci. Clutch itu dikenakan saat tiba di Suva, Fiji pada 23 Oktober 2018 lalu.

Hari berikutnya, Meghan kembali memilih clutch itu sebagai padanan gaun putihnya saat resepsi dengan Raja dan Ratu Kerajaan Tonga. Di Inggris, Meghan juga pernah terlihat membawa clutch itu pada saat penikahan teman sekolah Pangeran Harry, Charlie van Straubenzee pada Agustus lalu. Clutch yang berbahan anyaman itu merupakan keluaran label bernama Kayu. Meski namanya sangat akrab di telinga kita, label ini nyatanya merupakan label Amerika Serikat yang tepatnya berbasis di California.

Meski begitu, jejak Asia, khususnya Indonesia, ada pada pengrajin di belakang produk-produk Kayu. Dalam pesan singkat tweternya kepada BuanaSumselNews.com (03/11/2018), Sang Pangeran menjelaskan jika mereka menggandeng pengrajin Indonesia, Malaysia dan Filipina. Para pengrajin itu menggunakan teknik anyaman yang sudah turun-menurun. Dengan kerjasama ini pula, berharap dapat membantu melestarikan budaya lokal selain juga membantu pendapatan para perajin. Clutch yang digunakan Meghan merupakan seri Anna yang dijual dengan harga US$225 atau sekitar Rp3,3 juta. (adeni)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.